Berita

Inilah SMS Bu Pur ke Ibu Negara

SABTU, 07 DESEMBER 2013 | 00:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Misteri kedekatan Sylviana Sholeha alias Bu Pur dengan penguasa sedikit terang. Ibu Negara sempat mengingatkan Bu Pur untuk tidak main-main dalam sebuah proyek yang melibatkan pejabat. Komunikasi Bu Pur dengan Ibu Negara terjadi melalui pesan singkat alias SMS.

Dari salinan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang beredar di kalangan wartawan, Bu Pur mengaku pernah mengirim SMS kepada nomor handphone Ibu Negara. Bu Pur mengirim SMS untuk mengadu ke Ibu Negara karena merasa Andi Mallarangeng marah karena dirinya membantu teman adik iparnya memenangkan proyek pengadaan mebel untuk Rumah Sakit Cedera Atlet di Cibubur, Jakarta Timur, tanpa sepengetahuan Andi sebagai Menpora.

Berikut komunikasi Bu Pur dan Ibu Negara seperti diakui Bu Pur kepada penyidik KPK, saat diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Hambalang, Deddy Kusdinar, pada 28 Mei 2013.


Bu Pur: Ibu Negara, saya merasa tidak enak, niat saya mau melapor kepada Andi Mallarangeng kalau teman adik ipar saya dapat proyek di Kemenpora. Tapi kayaknya dia (Andi) marah.

Ibu Negara: Bu Pur, jangan main-main dengan pejabat, nanti diplintir.

Bu Pur: Saya hanya bantu adik-adik ini.

Komunikasi lewat SMS tersebut terjadi sehari setelah Bu Pur bertemu dengan Andi Malarangeng pada acara Partai Demokrat di Jakarta Convention Center, tahun 2010.

"Dik, terima kasih sudah dibantu, perusahaan teman adik ipar saya sudah dapat proyek mebel," ucap Bu Pur kepada Andi dalam pertemuan itu.

Andi tampak terkejut dan mengatakan, "Ibu (Bu Pur), kok tidak bilang saya?"

"Saya sudah bilang Mak Lim (Sekretaris Andii Mallarangeng," timpal Bu Pur seperti tertera dalam BAP.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya