Berita

CENTURYGATE

Boediono Malah Suruh Timwas Panggil KPK

RABU, 04 DESEMBER 2013 | 21:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Wakil Presiden Boediono menolak hadir panggilan Tim Pengawas Century DPR RI pada 18 Desember 2013 dengan alasan tidak mau mengganggu proses penyidikan yang kini tengah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepastian tersebut disampaikan Boediono melalui Jurubicaranya, Yopie Hidayat, dalam live by phone di Metro TV (Rabu, 4/12).

"Proses hukum sedang berjalan. KPK sedang melakukan penyidikan dan sebaiknya tidak diikuti oleh intervensi lagi, tidak ada lagi distorsi," ujarnya.


Yopi mengatakan upaya politik di DPR sudah selesai dilakukan. Pansus Century sudah dibubarkan dan putusannya yang antara lain bahwa masalah Century diserahkan kepada lembaga penegak hukum sudah diparipurnakan.

"Pemanggilan di luar penegak hukum di luar area (kewenangan) Timwas. Yang diawasi Timwas proses penegakan hukum. Timwas mengawasi apakah KPK bekerja baik, apakah kepolisian bekerja baik. Jadi silakan memanggil penegak hukumnya," kata Yopi.

Yopi mengatakan keinginan politik DPR memanggil Boediono pernah disampaikan, dan Boediono memenuhinya. Tapi, kalau sekarang kembali dipanggil maka hal tersebut sebagai proses mengulang dari awal.

"Kalau balik lagi (ke awal) kapan permainan ini selesai," imbuhnya.

Boediono, katanya, berkomitmen dan akan membantu penegak hukum termasuk KPK menuntaskan masalah Century. Tapi, Timwas perlu membiarkan KPK bekerja.

"Kita percaya pada independensi KPK. Kalau dipanggil KPK, Pak Boediono gembira," demikian Yopi.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya