Berita

foto: net

Hukum

Samad: Konsekuensi Terima Hadiah, Anggota Komisi VII DPR Akan Sering Dipanggil

RABU, 04 DESEMBER 2013 | 13:54 WIB | LAPORAN:

Anggota Komisi VII DPR RI yang diduga kuat menerima uang tunjangan hari raya (THR) dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pasti akan sering dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Ya, apa boleh buat. Itu konsekuensinya kalau terima hadiah," kata Ketua KPK, Abraham Samad, kepada wartawan, dalam Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi, di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (4/12).

Kasus SKK Migas, katanya, masih ditelusuri lebih dalam oleh KPK. Terutama, soal ada uang yang mengalir ke Komisi VII. Karena itu, penyidik masih ingin memastikan lebih rinci apa betul ada uang yang mengalir, yang sifatnya THR.


"Kalau misalnya dari verifikasi, dari hasil validasi KPK, menemukan ada bukti aliran masuk ke Komisi VII maka anggota DPR yang menerima itu akan segera dipanggil KPK untuk dilakukan pemeriksaan," ucapnya.

"Kita ingin mengetahui apakah uang yang mengalir itu didapatkan dengan secara tidak sah," tambahnya.
   
Terungkap dalam persidangan, mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini, mengatakan pernah memberikan uang THR kepada anggota Komisi VII DPR, Tri Yulianto, yang berasal dari Fraksi Partai Demokrat, senilai US$ 200 ribu. [ald]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya