Berita

Dunia

NEGARA BONEKA SAHRAWI

Panama dan Haiti Tak Lagi Mengakui

SELASA, 03 DESEMBER 2013 | 20:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Panama dan Haiti baru-baru ini mengumumkan penarikan dukungan dan pengakuan kedua negara itu dari kelompok yang menyebut diri sebagai Republik Demokratik Arab Sahrawi.

Panama menarik dukungan dari negara boneka yang didirikan Polisario dan Aljazair itu pekan lalu. Sementara Haiti mengumumkan sikap terbarunya terkait eksistensi Polisario dan RDAS dua bulan lalu.

Pemerintah Panama, seperti dikutip dari Maghreb Arab Press, mengatakan bahwa RDAS tidak memenuhi syarat minimal sebuah negara yang berdaulat seperti yang diakui hukum internasional.


Pendapat yang kurang lebih sama juga disampaikan Haiti, dan negara-negara lain yang telah lebih dahulu mencabut dukungan dari RDAS.

Keberadaan RDAS tidak terlepas dari konflik antara Kerajaan Maroko dengan kelompok separatis Polisario yang didukung Aljazair pada pertengahan 1970an silam. Polisario yang mengklaim kemerdekaan Sahara Barat atau Sahara Maroko. Polisario ditampung di sebuah kamp di Aljazair dekat perbatasan dengan Maroko.

Di kamp Tindouf inilah pemimpin Polisario memproklamasikan negara RDAS. Pada perjalanannya, banyak negara yang sempat mengakui negara itu menarik dukungannya. Sementara banyak juga petinggi Polisario dan RDAS memilih kembali ke pangkuan Maroko. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya