Berita

Cak Ali: Guru Ujung Tombak Pembentuk Karakter Bangsa

SELASA, 03 DESEMBER 2013 | 00:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Ali Masykur Musa menyatakan bahwa pembentukan wajah Indonesia ditentukan oleh kemampuan para pendidiknya. Menurut dia, dalam menghadapi era globalisasi peran para pendidik atau guru akan semakin sentral untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia.

"Guru lebih dari sekedar penyampai ilmu, tetapi juga sosok yang diharapkan mampu membentuk kepribadian bangsa yang cerdas dan tangguh," katanya dalam acara Seminar Pendidik Smart di Hotel Luwansa Palangkaraya Kalimantan Tengah, Senin (2/12).

Para guru, kata intelektual muda ini, merupakan sosok yang bisa menyatukan otak, ketrampilan, dan spiritual. Menyatunya ketiga hal tersebut adalah kunci para guru untuk membina manusia Indonesia. Oleh karena itu kata Cak Ali, demikian Anggota BPK RI ini disapa, pendidikan kompetensi saja tidak cukup. Anak didik juga harus dibekali dengan pendidikan leadership dan entrepreneurship.


"Jadi, dalam diri murid akan terjalin ikatan yang kuat antara ketajaman intelektualitas, kedalaman hati, dan kedewasaan dalam bertindak," paparnya.

Menurut Cak Ali seperti tertulis dalam keterangan persnya, hal itu sejalan dengan hakekat pendidikan dalam konteks pembangunan nasional, yaitu sebagai pemersatu bangsa, pemberi hak dan kesempatan yang sama, dan pengembangan potensi diri.

"Esensi pendidikan adalah memanusiakan manusia, bukan menciptakan robot-robot. Dengan lahirnya manusia Indonesia yang berkualitas, keutuhan bangsa semakin erat dan setiap warga negara mampu berpartisipasi dan mengembangkan potensinya. Hal ini sangat penting karena negara Indonesia saat ini di hadapkan masalah lunturnya etika sosial dan kebangsaan," tandas Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat ini.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya