Berita

Vita ‘KDI’

Blitz

Dinikahi ‘Aceng Borneo’ Vita KDI Mendadak Kaya

JUMAT, 29 NOVEMBER 2013 | 09:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Skandal pernikahan siri Vita ‘KDI’ dan Bupati Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), Supian Hadi, makin rame saja. Konon, setelah dinikahi sang bupati yang dicap sebagai ‘Aceng Borneo’ karena memiliki banyak istri, Vita langsung kaya mendadak.

Sumber dan masyarakat di Nganjuk, Jawa Timur, bergunjing soal rumah Vita di sana yang ditaksir senilai Rp 1 miliar. Tak cukup di situ. Baru-baru ini di dunia maya beredar foto yang memperlihatkan Vita sedang membuka duit sekoper yang isinya bertumpuk lembaran Rp 100 ribu. Ada yang iseng menaksir uang di koper itu mencapai Rp 3 miliar. Sayang, wartawan tidak bisa meminta klarifikasi dari Vita lantaran nomor handphone-nya sudah tidak aktif lagi.

Sebelumnya, kadung beredar informasi bahwa Supian memberi mahar Rp 5 miliar saat menikahi Vita. Iswanti, istri sah Supian, menuding sang suami melanggar Undang-undang pernikahan lantaran tidak meminta restu darinya sebelum menikahi pedangdut bernama asli Novita Anggraeni tersebut.


“Supian Hadi, baru bisa menikah setelah dapat izin dari istri sah. Tapi dalam hal ini tidak ada,” ucap kuasa hukum Iswanti, Ruzeli.

“Pernikahan itu memang sudah lama, tapi kami baru dapat informasi akurat setelah melakukan investigasi di lapangan. Ternyata benar, Supian Hadi menikah dengan Vita ‘KDI’,” imbuhnya.

Iswanti, lantas melaporkan Supian ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan menggunakan identitas palsu saat menikahi Vita.

Sedangkan Supian sempat menjawab santai dan enggan berkomentar banyak soal pernikahannya dengan Vita. Ia memasrahkan skandal yang berefek ke ranah hukum itu kepada kuasa hukum.

“Saya tidak mau komentar dulu ya. Biarkan nanti pengacara saya yang mengurusnya. Karena sudah saya serahkan semua ke pengacara saya. Saya lebih baik diam, tidak memperkeruh suasana,” ujar Supian.  ***

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya