Berita

Hukum

KPK Salah Kirim Surat Panggilan TB Silalahi

SELASA, 26 NOVEMBER 2013 | 20:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisi Pemberantasan Korupsi akan menjadwal ulang pemeriksaan terhadap Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat TB Silalahi menyusul surat panggilan sebelumnya dikirim ke alamat yang salah.

"Pengiriman suratnya salah alamat. KPK kemudian mengirim ulang atau menjadwalkan ulang," ujar Jurubicara KPK Johan Budi, di Gedung KPK, Jakarta, (Selasa, 26/11).

TB Silalahi mestinya diperiksa hari ini sebagai saksi untuk tersangka Anas Urbaningrum. Anas ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji proyek Hambalang dan proyek lainnya.


Dalam jadwal pemeriksaan yang disebar Humas dan Informasi KPK tadi pagi, TB Silalahi diperiksa dalam statusnya sebagai anggota DPR RI. Selain memeriksa TB Silalahi, KPK juga memeriksa empat saksi lain untuk Anas, yakni Bayu Widjodjongko selaku Direktur PT Pasifik Putra Metropolitas, Munadi Herlambang selaku PT MSONS Capital, Ikhsan Rahmatulloh selaku Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Purbalingga, dan Sujadi selaku Ketua DPC PD Kabupaten Boyolali.

Meski begitu, Johan belum bisa memastikan jadwal pemeriksaan terhadap TB Silalahi.

"Belum tahu kapan," singkatnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya