Berita

foto: net

Dunia

Korea Selatan Dukung Penyadapan NSA?

SELASA, 26 NOVEMBER 2013 | 18:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan disebut sebagai salah satu negara yang memiliki peran kunci dalam membantu National Security Agency (NSA) atau Badan Pertahanan Nasional Amerika Serikat dalam menyadap sejumlah negara.

Hal tersebut terungkap dari bocoran data milik mantan karyawan NSA, Edward Snowden, seperti dilansir media Australia, Sydney Morning Herald, pada Senin (25/11). Korea Selatan disebut sebagai salah satu kunci penyadapan dengan menyediakan saluran kabel telekomunikasi di wilayah Busan yang menyediakan akses komunikasi eksternal dari China, Hong Kong, dan Taiwan.

Badan Intelijen Nasional Korea Selatan atau National Intelligence Service (NIS) telah lama menjadi kolaborator badan intelijen Amerika Serikat, baik Central Intelligence Agency (CIA) maupun NSA, juga badan intelijen Australia.


Dari data rahasia NSA yang dibocorkan, terdapat peta penyadapan yang menunjukkan bahwa Amerika Serikat dan empat sekutu intelejennya yakni Inggris, Australia, Kanada dan Selandia Baru yang disebut sebagai "Five Eyes", melakukan penyadapan pada kabel serat optik bawah laut berkecepatan tinggi di 20 lokasi di dunia. Operasi penyadapan turut melibatkan kerjasama dengan pemerintah setempat dan perusahan penyedia jasa telekomunikasi.

Singapura dan Korea Selatan disebut sebagai pihak ketiga yang memiliki peran penting dalam membantu operasi penyadapan yang dilakukan oleh "Five Eyes", salah satunya dengan melalui NSA. [ald]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya