Berita

Hukum

Istri Anas Urbaningrum Tutup Mulut Soal Duit Sitaan KPK

SELASA, 26 NOVEMBER 2013 | 15:53 WIB | LAPORAN:

Hampir lima jam lamanya istri Anas Urbaningrum, Atthiyah Laila, dimintai keterangan sebagai saksi dugaan korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di bukit Hambalang untuk tersangka Machfud Suroso.

Atthiyah yang diperiksa untuk Direktur PT Dutasari Ciptalaras itu keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 15.20 WIB tadi. Dia terlihat didampingi oleh seorang wanita yang diduga pengacaranya. Perempuan berjilbab merah marun itu hanya tersenyum berjalan menerobos barikade awak media. Dia terlihat juga mengacungkan kedua jempol jari tangannya.

"Permisi, maaf-maaf," singkat Atthiyah di tangga depan lobi kantor KPK, Jakarta.


Attiyah terus bungkam. Berbagai pertanyaan dari awak media tak diindahkannya. Termasuk soal uang Rp 1 miliar yang disita penyidik KPK saat melakukan penggeledahan di kediamannya kawasan Duren Sawit, Jakarta, beberapa waktu lalu. Atthiyah kemudian lalu masuk menuju mobil Toyota Fortuner putih bernomor polisi L 432 0S yang menjemputnya di depan teras lobi KPK.

Diketahui, istri pendiri Ormas Pergerakan Indonesia (PI) itu diperiksa sebagai saksi terkait kasus proyek pembangunan sport center Hambalang, Jawa Barat. Dia diperiksa sebagai saksi bagi Direktur Utama PT Dutasari Ciptalaras, Machfud Suroso, di proyek senilai Rp 2,5 triliun tersebut.

Athiyyah selaku mantan Komisaris PT Dutasari Ciptalaras dianggap mengetahui, melihat, mendengar, mengalami, atau ahli dalam kasus Hambalang dengan tersangka Machfud Suroso. Sementara, Machfud Suroso ditetapkan tersangka Hambalang karena diduga melakukan mark up atau penggelembungan harga di proyek Hambalang. Walhasil, negara dirugikan Rp463 miliar. PT Dutasari Citalaras merupakan perusahaan subkontrak PT Adhi Karya dalam proyek Hambalang terkait penyediaan jasa instalasi kelistrikan.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya