Berita

ilustrasi/net

PBB Tetapkan Jadwal Perundingan Damai Suriah

SELASA, 26 NOVEMBER 2013 | 10:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menjadwalkan pembicaraan damai antara pemerintah dan kelompok oposisi Suriah di Jenewa, Swiss pada 22 Januari 2014 mendatang. Perundingan tersebut bertujuan untuk mencari solusi damai demi mengakhiri perang sipil yang terjadi di Suriah sejak Maret 2011 lalu.

Demikian ditegaskan oleh Sekjen PBB, Ban Ki-moon seperti dikabarkan Al Jazeera (Selasa, 26/11). Ia menyebut bahwa pertemuan tersebut membawa misi harapan untuk mengakhiri perang sipil dan membentuk pemerintahan transisi dengan kekuasaan eksekutif penuh.

"Konferensi Jenewa adalah kendaraan untuk transisi damai yang memenuhi aspirasi yang sah dari semua rakyat Suriah untuk kebebasan dan martabat, dan yang menjamin keselamatan dan perlindungan kepada seluruh masyarakat di Suriah," kata Ban dalam pernyataannya.


Ia juga memastikan bahwa perundingan damai Jenewa tersebut akan melibatkan pihak internasional.

"Semua mitra regional dan internasional agar menunjukkan dukungan mereka yang berarti untuk negosiasi konstruktif," jelas Ban.

Namun tak lama dejak pengumumam PBB tersebut, juru bicara koalisi kelompok oposisi Suriah atau Suriah National Coalition (SNC), Laui Safi menyebut bahwa kelompok oposisi hanya bersedia melakukan perundingan damai dengan pemerintah Suriah apabila sejumlah prasyarat yang mereka ajukan dapat dipenuhi. Prasyarat yang mereka ajukan adalah; pemerintah membebaskan kawanan mereka yang ditangkap, bantuan diijinkan masuk ke wilayah-wilayah terkepung; dan Presiden Suriah Bashar al-Assad dipastikan tidak memiliki peranan dalam pemerintahan transisi baru yang akan dibentuk dalam perundingan damai di Jenewa tersebut.

SNC juga menyebut, bahwa pihaknya harus memiliki dukungan dari semua kelompok oposisi di Suriah termasuk kelompok yang berafiliasi dengan al-Qaeda sebelum memulai pembicaraan damai.

Pengumuman jadwal perundingan damai oleh PBB tersebut dilakukan setelah pembicaraan antara utusan perdamaian PBB, Lakhdar Brahimi bertemu dengan diplomat Rusia dan Amerika Serikat pada Senin (25/11) di Jenewa untuk merundingkan hal tersebut.

Pada konferensi persnya, Brahimi belum memastikan negara mana saja yang akan dilibatkan dan diundang hadir dalam perundingan damai di Jenewa tersebut. Ia menyebut bahwa pihaknya akan memutuskan daftar negara yang akan dilibatkan pada akhir tahun 2013 ini. [ysa]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya