Berita

sutan bhatoegana/net

Demokrat: SBY Ditegur Hilmi Aminuddin Cuma Isu Lucu-lucuan

MINGGU, 24 NOVEMBER 2013 | 22:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana tidak percaya dengan kebenaran kabar Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin menegur Presiden SBY terkait sengkarut kasus daging sapi impor.

"Tidak mungkin Ustad Hilmi menegur Pak SBY. Memangnya dia siapa negur-negur presiden?" ujar Sutan kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Minggu, 24/11).

Sutan menyatakan isu Ustad Hilmi menegur SBY sebagai lucu-lucuan yang disebarkan pihak-pihak tak bertanggujawab.


"Itu sih isu untuk bikin sensasi saja. Maklumlah, SBY dan Demokrat ini kan paling seksi untuk diberitakan," tuturnya.

Lebih lanjut Sutan mengimbau agar semua pihak tidak sibuk dengan isu. Yang namanya isu, katanya, sama seperti dunia gelap sehingga tidak usah membicarakannya.

"Masih banyak yang terang-terang seperti tentang pendidikan, kesejahteraan, korupsi dan lain-lain, ngapain membicarakan yang gelap-gelap," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ustad Hilmi dikabarkan pernah menegur Presiden SBY berkaitan dengan arah kasus suap daging sapi impor yang sedang disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Koruptor. Teguran disampaikan Ustad Hilmi tak lama setelah kasus ini menjadi begitu heboh menyusul pernyataan putranya, Ridwan Hakim, mengenai Sengman Tjahja. Di dalam persidangan Ridwan Hakim mengatakan Sengman yang dititipi uang Rp 40 miliar adalah utusan SBY.

Tapi tak lama setelah kehebohan itu, muncullah tokoh baru dalam sengkarut kasus daging sapi impor ini. Tokoh baru itu adalah Bunda Putri alias Non Saputri.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya