Berita

Politik

Sejak Awal JK Tidak Dilapori Soal Nasib Century

MINGGU, 24 NOVEMBER 2013 | 16:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Rapat tanggal 20 November 2008 yang diselenggarakan Jusuf Kalla selaku Wakil Presiden di kantornya adalah rapat tentang situasi perekonomian Indonesia secara umum. Rapat yang oleh Boediono disebut rapat besar itu dihadiri menteri terkait termasuk Boediono selaku Gubernur BI.

"Sesuai penjelasan yang saya peroleh dari Pak Jusuf Kalla, beliau menanyai satu persatu menteri yang hadir termasuk kepada Pak Boediono. Boediono pada rapat tersebut menyampaikan paparannya.  Dari paparan yang disampaikan Pak Boediono, tidak satupun menyebutkan bahwa Bank Century bermasalah dan butuh bantuan dana sebesar 630 miliar rupiah," kata Media Officer JK, Husain Abdullah, kepada redaksi (Minggu, 24/11).

Husain mengatakan sejak semula JK, sapaan Jusuf Kalla, tidak pernah dilapori tentang "nasib" Bank Century. Pada rapat tanggal 20 November tersebut Boediono selaku Gubernur Bank Indonesia tidak memberi laporan tentang kondisi Bank Century.


Karena tidak terdapat hal-hal spesifik terhadap perekonomian nasional kecuali rupiah terkoneksi menyusul krisis di Amerika menjadi 12.400 rupiah per dolar AS, ujar Husain lagi, rapat saat itu menyimpulkan kondisi perekonomian Indonesia masih baik.

Kesimpulan kondisi perekonomian Indonesia yang masih baik , katanya, juga disampaikan Anggito Abimayu selaku Kepala Badan Pengendali Fiskal  Departemen Keuangan RI dalam jumpa pers seusai rapat 28 November 2008 digelar sore hari. Anggito menyatakan bahwa kondisi perekonomian nasional masih terkendali.

Makroekonomi Indonesia masih sesuai target dengan pertumbuhan rata-rata per tahun 6,2 persen dengan perlambatan di kuartal III dan IV. APBN 2008 juga disampaikan berada dalam titik aman dengan target pencapaian penerimaan naik 5 persen di atas APBN-P.

"Anggito juga mengemukakan, surplus APBN 2008 cukup membantu pembiayaan APBN 2009 yang kritis. Defisit juga turun menjadi 1,1 persen terhadap PDB (Rp 51 triliun) dari perkiraan 2,1 persen. Surplus bisa dipakai untuk 2009," papar Husain yang menambahkan JK saat ini sedang berada di London untuk menjadi pembicara pada  Seminar Perdamaian.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya