ilustrasi/net
ilustrasi/net
Direktur Homs Oil Refinery, Akram Sultan mengatakan bahwa seorang pekerja terluka saat tangki bahan bakar meledak setelah diserang mortir yang diluncurkan oleh pihak yang ia sebut sebagai teroris. Sultan mengatakan bahwa petugas pemadam kebakaran sedang berusaha memadamkan api. Begitu dikabarkan Global Times (Minggu, 24/11).
Perusahaan Homs Oil Refinery ini merupakan kilang minyak pertama di Suriah, yang mulai beroperasi pada tahun 1959. Perusahaan ini per tahunnya menghasilkan satu juta ton minyak.
Populer
Rabu, 08 April 2026 | 05:43
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Kamis, 09 April 2026 | 12:18
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 13 April 2026 | 08:21
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Kamis, 09 April 2026 | 16:31
UPDATE
Sabtu, 18 April 2026 | 09:43
Sabtu, 18 April 2026 | 09:18
Sabtu, 18 April 2026 | 09:08
Sabtu, 18 April 2026 | 08:47
Sabtu, 18 April 2026 | 08:30
Sabtu, 18 April 2026 | 08:17
Sabtu, 18 April 2026 | 08:03
Sabtu, 18 April 2026 | 07:55
Sabtu, 18 April 2026 | 07:41
Sabtu, 18 April 2026 | 07:18