Berita

hatta rajasa/net

Politik

Paling Populer, Hatta Rajasa Lebih Layak Dicapreskan

MINGGU, 24 NOVEMBER 2013 | 15:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai politik berbasis Islam kembali memunculkan wacana menggalang koalisi untuk mengusung calon presiden (capres) 2014 mendatang. Menurut Direktur Indo Barometer M Qodari, ada tiga kemungkinan terjadinya koalisi parpol Islam.
 
"Pertama, adanya tokoh dari partai Islam yang memiliki popularitas yang cukup tinggi. Kedua, adanya sponsor yang mendukung penuh pencalonan pencapresan tersebut. Ketiga, adanya musuh bersama dari parpol Islam tersebut, karena merasa dipinggirkan," kata Qodari kepada wartawan, kemarin.
 
Qodari mengungkapkan, jika melihat dari kualitas tokoh partai Islam maka Ketua Umum PAN Hatta Rajasa paling layak diusung.
 

 
"Sejauh ini saya melihat nama Hatta yang benar-benar muncul dari sejumlah nama tokoh Islam yang ada, seperti Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, Ketua Dewan Syuro PBB Yusril Izha Mahendra, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Presiden PKS Anis Matta. Hatta memiliki popularitas yang lebih tinggi ketimbang tokoh-tokoh tersebut," ungkap Qodari.
 
Disinggung persoalan PAN kini telah bergeser dari partai berbasis Islam ke partai lebih terbuka, Qodari menyebutkan, tantangan itulah yang harus dilalui.
 
"Artinya, bagaimana bisa menyamakan persepsi dan sama-sama meyakinkan dari kalangan parpol Islam itu untuk mengusung Hatta. Saya kira PAN tentu akan sangat menerima dan bersyukur jika koalisi parpol Islam itu memberikan kesempatan pada Hatta," terangnya.
 
Qodari meyakini, Hatta bisa mengatasi tantangan tersebut. Sebab, katanya, Hatta teruji memiliki keunggulan dalam berkomunikasi politik yang baik. Track record Hatta di partai politik dan menjabat berapa kali sebagai menteri di kabinet tidak perlu diragukan lagi. Salah satu keunggulan yang dimiliki Hatta adalah dalam hal melakukan komunikasi politik yang bagus.

Kehebatan Hatta dalam komunikasi politik di tingkat elit tidak diragukan lagi. Baik di kabinet, bagaimana Presiden SBY selalu memberikan kepercayaan kepadanya, maupun di tingkat partai politik.

"Semua tahu jika Hatta lah yang berhasil melakukan komunikasi ke Teuku Umar kediaman Megawati Soekarnoputeri," kata Qodari.
 
Persoalannya, lanjut Qodari, adalah komunikasi Hatta ke masyarakat yang belum sempurna dilakukan. Publik di bawah belum banyak mengetahui keberhasilan Hatta. Untuk itu diperlukan sosialisasi yang lebih gencar mengenai hal itu.

Untuk diketahui, hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) baru-baru ini menempatkan Hatta Rajasa di posisi puncak sebagai tokoh partai muslim nasional yang paling berpeluang mencalonkan diri sebagai capres ataupun cawapres. Hatta Rajasa meraih 31,3 persen, mengalahkan Yusri Ihza Mahendra 15,2 persen, Muhaimin Iskandar 11,8 persen, Suryadharma Ali 10,7 persen dan Anis Matta 7,5 persen.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya