Berita

boediono/net

Hukum

Ogah Diperiksa di KPK, Boediono Tak Berjiwa Besar

MINGGU, 24 NOVEMBER 2013 | 12:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Tidak semestinya pemeriksaan Wakil Presiden Boediono dilakukan di kantor wapres di Jalan Veteran, Jakarta Pusat. Kemarin (Sabtu, 23/11) Boediono diperiksa selama hampir 10 jam oleh penyidik KPK sebagai saksi mantan Deputi Gubernur BI Budi Mulya, dalam kasus bailout Bank Century.

"Seharusnya KPK tidak mempertimbangkan objek pemeriksaan, semua sama di depan hukum," kata Anggota Tim Pengawas (Timwas) Bank Century DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Indra kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu (24/11).

Jelas Indra, alasan Boediono mengapa harus diperiksa di kantornya, bukan di kantor KPK karena tak ingin kedatangannya ke KPK menganggu dengan protokoler kenegaraan yang melekat padanya, adalah alasan tidak berdasar.


"Masalah pengawal itu teknis. Toh biasa kan wapres berkunjung ke lembaga lain, ke perusahaan atau ke daerah. Tidak ada masalah," jelasnya.

Dengan sikap tersebut, kata Indra, Boediono tidak menunjukkan sikap kenegarawan dan tidak berjiwa besar. "Ini sepertinya Boediono tidak dewasa," tandasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya