Berita

Hollande-Valerie Trierweiler/net

Dunia

Setelah Retak Akibat Spionase, Presiden Perancis Akan Temui Obama pada Februari

SABTU, 23 NOVEMBER 2013 | 13:02 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Perancis, Francois Hollande dan ibu negara Valerie Trierweiler, dijadwalkan mengunjungi Amerika Serikat pada Februari 2014 mendatang.

Rencana itu disampaikan pihak Gedung Putih, Washington DC, kemarin. Keterangan itu mengabarkan bahwa Presiden Francois dan istri akan menghadiri jamuan makan malam kenegaraan dengan Presiden Barack Obama dan istrinya, Michelle, pada tanggal 11 Februari 2014.

"Amerika Serikat dan Perancis adalah teman dan sekutu dekat, dan negara kami telah bekerja sama untuk mendukung demokrasi, kebebasan di dalam dan di luar negeri selama lebih dari dua abad," kata Obama dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters (Sabtu, 23/11).
 

 
Obama menambahkan, selama kunjungan bulan Februari itu kedua belah pihak akan membahas peluang untuk lebih memperkuat kerjasama keamanan dan kemitraan ekonomi antara AS-Perancis.

Bulan Oktober lalu, kemesraan kedua negara ini sempat retak terkait isu spionase atau penyadapan terhadap lebih dari 70 juta panggilan telepon di Perancis selama 30 hari yang dilakukan oleh National Security Agency (NSA). Kabar itu mengutip dokumen mantan pekerja NSA, Edward Snowden, soal operasi pengintaian yang dilakukan AS pada Juni silam.

Presiden Hollande menyatakan marah atas praktik mata-mata tersebut. Ia menyebut bahwa praktik semacam itu tidak dapat diterima, mengingat Perancis merupakan sekutu AS. Namun, Hollande dan Obama sepakat bahwa badan intelijen Perancis dan Amerika akan bekerja sama dalam menyelidiki laporan itu. [ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya