Berita

Hukum

Berlinang Air Mata, Korban Perkosaan Tuntut Polisi Tangkap Pelaku

RABU, 20 NOVEMBER 2013 | 17:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Polda Metro Jaya diminta segera membawa tersangka percobaan pemerkosaan dan tindak pidana kekerasan Lim San Che alias Sanusi Wiradinata ke pengadilan. Polda Metro pun diminta segera menangkap Sanusi yang kini berstatus buronan.

"Sebagai korban tindak pidana percobaan pemerkosaan dan pornografi, saya sangat kecewa dengan sikap polisi yang sampai saat ini belum juga menangkap buronan interpol Sanusi Wiradinata alias Lim Sam Che. Padahal menurut informasi yang kami peroleh sang buronan bebas berkeliaran di Jakarta," kata korban Safersa Yusana Sertana dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (20/11).

Safersa mengatakan mendengar keberadaan Lim San Che dari kuasa hukumnya dari bukti surat kuasa untuk pengacara yang ditanda tanganinya dalam persidangan di pengadilan Jakarta Timur. Dengan mata memerah dan berlinang air mata, dia meminta Polda Metro Jaya serius dan bertindak cepat menangkap tersangka sanusi wiradinata guna mempertanggungjawabkan perbuatan tindak pidana yang dilakukan kepada dirinya.


"Sampai kapan saya harus menunggu keadilan dan kepastian hukum. Bukankah polisi diberi tanggungjawab untuk melindungi warga negara pencari keadilan," sesal Safersa.

Sebagaimana diketahui, Safersa melaporkan Sanusi dengan Laporan Polisi Nomor : LP/1482/V/2012/PMJ/Ditreskrimum soal dugaan percobaan perkosaan tertanggal 3 Mei 2012 dan LP/3461/X/2012/PMJ/Ditreskrimsus tentang pornografi tertanggal 8 Oktober 2012.

Safersa menjadi korban percobaan perkosaan dan penganiayaan yang dilakukan Sanusi  di apartemen kawasan Sudirman, Jakarta Pusat tahun lalu. Selain itu, Sanusi juga diduga menyebarkan foto asusila milik Safersa bahkan menerornya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya