Berita

foto: net

Dunia

Kelompok Jihad Sunni Dalang Bom di Kedubes Iran

RABU, 20 NOVEMBER 2013 | 10:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan Abdullah Azzam, sebuah kelompok jihad Sunni garis keras yang berhubungan dengan Al Qaeda, menyatakan bertanggung jawab atas ledakan yang terjadi di kompleks kedutaan besar Iran di Beirut, Libanon, kemarin (Selasa 19/11).

Dua buah ledakan pada Selasa pagi tersebut menewaskan 23 orang dan melukai 146 lainnya. Duta Besar Iran untuk Libanon, Ghazanfar Roknabadi, selamat. Namun, atase kebudayaan kedutaan, Ebrahim Ansari, menjadi salah satu korban tewas.

Pernyataan kelompok teroris itu dirilis melalui akun twitter petinggi kelompoknya, Sheikh Sirajeddine Zuraiqat.


"Ini adalah dua operasi martir yang dilakukan oleh dua pahlawan Sunni Lebanon. Tuhan memberkati mereka," tulis Sheikh Zuraiqat sesaat sebelum akun twitternya non-aktif, pada Selasa (19/11), seperti dilaporkan Telegraph.

Kelompok tersebut memperingatkan akan terus menyerang, kecuali milisi Syiah Iran Hizbullah yang berbasis di Libanon berhenti mengirimkan pejuang untuk mendukung pemerintah Suriah. Kelompok tersebut juga menuntut pembebasan anggota mereka yang ditahan di Libanon.

Pasukan Abdullah Azzam merupakan satu kelompok militan Sunni Libanon yang terlibat dalam konflik di Suriah dengan mengirimkan bantuan uang dan pejuang untuk bergabung dengan oposisi Sunni dalam perang sipil melawan pemerintah Bashar Al Assad.

Kawasan di sekitar kedutaan Iran di Beirut merupakan basis pendukung Hizbullah. Negara Iran juga merupakan salah salah satu pendukung Hizbullah yang telah mengirim pejuangnya ke Suriah untuk membantu  pemerintahan Assad. [ald]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya