Pesawat Boeing 737-500 milik Tatarsan Airlines mengalami kecelakaan ketika tengah melakukan pendaratan darurat di kota Kazan, Rusia, kemarin Minggu sore, (Minggu, 17/11). Insiden ini menyebabkan lima puluh orang tewas.
Seperti dikabarkan Russia Today, kecelakan bermula ketika pesawat hendak melakukan pendaratan darurat, bagian depan pesawat menghantam tanah dan kemudian meledak pada pukul 15.25 waktu setempat. Pasca kejadian, Kementerian Darurat Rusia menerbitkan kelimapuluh daftar korban yang tewas.
Dalam daftar tersebut terdapat Irek Minnikharnov, putra Presiden Republik Tatarsan, Rustam Minnikhanov yang menjadi korban. Selain itu, Kepala Dinas Keamanan Federal, Aleksander Antonov yang berada di dalam pesawat tersebut juga turut menjadi korban tewas.
Pasca kecelakaan, Presiden Rusia, Vladimir Putin menelepon Minnikhanov secara pribadi untuk menyampaikan belasungkawa.
Otoritas setempat dan perusahaan asuransi maskapai akan membayar ganti rugi sebesar US$ 93,700 bagi setiap keluarga korban. Selain itu, hari Senin (18/11) ditetapkan sebagai hari berkabung bagi para korban yang tewas dalam kecelakaan pesawat tersebut.
Komite investigasi telah diperintahkan untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Kepala komite investigasi, Vladimir Markin menyebutkan bahwa dugaan sementara kecelakaan berasal dari human error, kesalahan teknis, ataupun keadaan cuaca. Namun penyebab pasti kecelakaan belum dapat disimpulkan hingga saat ini.
Kazan adalah kota terpadat kedelapan di Rusia yang terletak 800 km di sebelah timur dari Moskow. Kazan adalah ibukota dari Republik Tatarsan yang mayoritas penduduknya adalah muslim.
[zul]