Berita

John Kerry/net

Dunia

Menlu AS: Aksi Bentrok Melenceng dari Cita-cita Revolusi Rakyat Libya

MINGGU, 17 NOVEMBER 2013 | 14:35 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Amerika Serikat (AS) mengecam bentrokan yang menewaskan 43 orang dan 460 orang cidera yang terjadi di Tripoli, Libya pada Jumat lalu (15/11).

Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, mengatakan bahwa pihaknya prihatin terhadap jatuhnya para korban tewas dan luka akibat bentrokan tersebut.

"Kami mengecam penggunaan kekerasan dan dalam segala bentuk, dan mendesak semua pihak untuk menahan diri, untuk memulihkan ketertiban dan ketenangan," ujar Kerry seperti dikabarkan Politico (Minggu, 17/11).


Kerry menyadari bahwa pihak berwenang Libya dan rakyat Libya saat ini tengah menghadapi tantangan yang signifikan dalam transisi demokrasi mereka, namun hal ini telah terlalu banyak terjadi pertumpahan darah dan nyawa yang dikorbankan.

Kerry menilai bahwa bentrokan itu sangat melenceng dari cita-cita revolusi rakyat Libya ketika menggulingkan Muammer Khadafi pada tahun 2011.

"Rakyat Libya berjuang untuk membangun sistem demokrasi, dan itu yang harus terus dilakukan," tandasnya. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya