Berita

ilustrasi/net

TOPAN HAIYAN

Data Terbaru, 3.621 Tewas dan 1.140 Hilang Akibat Topan Haiyan

SABTU, 16 NOVEMBER 2013 | 11:13 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Jumlah korban tewas maupun hilang akibat topan Haiyan yang melanda Filipina melonjak lebih dari 4.700.

Direktur eksekutif Pengurangan Risiko Bencana Nasional dan Dewan Manajemen (NDRRMC) Filipina, Eduardo del Rosario, mengatakan pada Jumat malam (16/11) bahwa jumlah orang yang tewas meningkat menjadi 3.621, sementara yang masih hilang sekitar 1.140 dan 12.165 orang lainnya dilaporkan terluka.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Filipina, Mar Roxas mengatakan bahwa pasukan pemerintah berusaha menstabilkan daerah yang dilanda topan menyusul laporan penjarahan dan kejahatan lainnya di provinsi Leyte, salah satu provinsi yang paling parah dilanda topan Haiyan.


"Kepolisian Nasional Filipina mengirim tambahan 950 personel di kota Tacloban dan 1.100 di Leyte untuk memulihkan ketertiban," kata Roxas, seperti dikabarkan Xinhua (Sabtu, 17/11).

Topan Haiyan yang melanda Filipina sejak Jumat pagi (8/9), telah meratakan sejumlah wilayah.

Sementara itu, lebih dari empat juta orang terkena dampak akibat topan yang diprediksi terkuat sepanjang tahun ini. [ysa]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya