foto: net
foto: net
Investigasi dilakukan oleh kepolisian Toronto, Kanada bekerjasama dengan Amerika Serikat, Australia, Spanyol, Meksiko, Afrika Selatan, Norwegia, Yunani dan Irlandia pada perusahaan film bernama Azov Film yang berbasis di Toronto. Perusahaan film tersebut telah menjual dan mengedarkan DVD maupun video streaming yang berisi pornografi dan adegan seksual yang dilakukan oleh anak-anak.
Dikutip dari BBC, Azov Film diketahui telah memasarkan filmnya ke 94 negara. Investigasi tersebut mengungkap keterlibatan ratusan orang dalam produksi film pornografi yang melibat anak-anak tersebut. Sebanyak 108 penangkapan dilakukan di Kanada, 76 penangkapan di Amerika Serikat, dan 164 penangkapan dilakukan di sejumlah negara lainnya. Pemilik Azov Film merupakan warga negara Kanada, Brian Way (42), dan telah ditahan sejak Mei 2011.
Populer
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15
UPDATE
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16