foto: net
foto: net
"Sedangkan Singapura, Malaysia, dan lainnya sekarang sudah membuat sertifikasi agar orang-orang dia bisa (bekerja) ke mana-mana," kata ekonom, Aviliani, ketika ditemui Rakyat Merdeka Online di Universitas Airlangga, Surabaya, pada Rabu (13/11).
Jelas Aviliani, setifikasi berskala internasional itu penting agar keterampilan pekerja diakui secara internasional. Dengan demikian, akan mempermudah masyarakat untuk bekerja di negara-negara ASEAN lainnya. Tidak adanya sertifikasi internasional bagi tenaga kerja Indonesia akan menyulitkan mereka untuk bersaing dengan tenaga kerja dari negara ASEAN lainnya.
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
Senin, 06 Juli 2026 | 18:36
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Senin, 06 Juli 2026 | 17:38
Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50
UPDATE
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00
Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57
Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41
Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31
Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22