Berita

Pendidikan, Kunci Perbaiki Mutu Tenaga Kerja

RABU, 13 NOVEMBER 2013 | 13:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Pendidikan merupakan salah satu masalah utama yang harus dibenahi demi meningkatkan mutu tenaga kerja Indonesia.

Pasalnya, fakta yang ada berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tenaga kerja Indonesia masih didominasi lulusan sekolah dasar yang mencapai angka 56 juta. Sementara tenaga kerja terdidik lulusan Perguruan tinggi hanya sebanyak 6,1 juta.

Demikian disampaikan Deputi I Bidang Koordinasi Fiskal dan Moneter Menko Perekonomian, Bobby Hamzar Rafinus, dalam pembukaan acara bertajuk Indonesia Employement Forum pada Rabu siang (13/11) di Universitas Airlangga Surabaya.


Kata Bobby, yang menggantikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa sebagai pembuka acara tersebut, kualitas dan pemerataan pendidikan memberikan dampak signifikan bagi produktifitas tenaga kerja. Hal itu pula lah yang menghambat langkah Indonesia untuk maju sebagai pemain global.

"Untuk bisa jadi pemain global, Indonesia harus meningkatkan 6 persen produktifitas tenaga kerjanya," jelas Bobby.

Karena kualitas dan produktifitas tenaga kerja yang masih tergolong rendah itu pula lah yang membuat Indonesia dalam permasalahan serius dalam menghadapi persiangan global, salah satunya dalam menghadapi ASEAN Economic Community atau Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. Dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN, kompetisi dan persaingan tenaga kerja antar negara ASEAN akan sangat terbuka.

"Masyarakat Ekonomi ASEAN merupakan arah perkembangan global yang harus disiapkan," demikian Bobby. [ysa]

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya