Berita

Maria Eva

Blitz

Maria Eva, Ngaku Istri Sah Kadis PU Parepare

RABU, 13 NOVEMBER 2013 | 09:57 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Maria Eva makin terbuka menjawab gosip seputar skandal cintanya dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Parepare, Sulawe-si Selatan (Sulsel) Imran Ramli.

Pedangdut dan politisi itu menegaskan bahwa dia istri sah alias resmi Imran, bukan siri seperti yang dikabarkan. Status Imran sendiri saat ini tersangka kasus KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) terhadap istrinya, Andi Herlina.

”Beda kan, nikah siri itu tanpa surat-surat. Kalau saya istri sah, karena menikah secara resmi dan legal,” beber Maria, kemarin.


Diketahui, kasus pernikahan Maria dengan Imran yang statusnya suami orang itu terus bergulir baik di tingkat inspektorat, maupun pihak kepolisian. Namun, proses penyidikan yang dilakukan Inspektorat Parepare, sedikit terhambat lantaran penyidik tak berhasil menemukan alamat rumah Maria di Jakarta.

”Kami baru mau menyurati, namun hal itu urung dilakukan karena kami kewalahan mencari alamat rumah yang bersangkutan,” kata Husni Syam, Kepala Inspektorat Parepare.

”Katanya di Kelapa Gading, tapi pasnya kami tidak tahu, Kelapa Gading itu lumayan luas lho. Begitu pun saat kami coba hubungi via telepon, semuanya gagal,” imbuhnya.

Beberapa hari sebelumnya, Imran dan istri Andi Herlina menjalani pemeriksaan di kantor Inspektorat Parepare. Kepada penyidik, keduanya memberikan keterangan berbeda. Andi menuding suaminya telah menikah siri dengan Maria. Sementara Imran memmbatah tuduhan tersebut.

Eva menyebut Andi Herlina yang kini maju sebagai calon legislatif sengaja memanfaatkan momen ini demi meraih simpati publik. ”Eng Ing Eng. Cuma kepala dinas kampong aja buat heboh. Lantaran bininye mau nyaleg. Semoga Allah melindung org2 yg teraniaya,” kicaunya di account Twitter. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya