Lembaga Swadaya Masyarakat The President Center akan menyelenggarakan Konvensi Calon Presiden (Capres) Independen. Melalui Konvensi Capres Independen diharapkan akan dihasilkan capres independen yang pantas memimpin Indonesia.
"Kami tidak ingin memanipulasi capres-capres dengan istilah-istilah di atas kertas seperti pluralisme, blusukan, dan hal-hal lain yang mengandalkan pencitraan tapi nyatanya belum teruji dan tidak ideal, bahkan tidak kompeten," ujar Direktur Eksekutif The President Center, Didied Mahaswara, dalam pesan elektorniknya kepada redaksi, Selasa (12/11).
Didied mengatakan Konvensi Capres Independen yang digelar The President Center bukan karena latah atau ingin ikut-ikutan konvensi capres yang sudah ada, yakni Konvensi Capres Partai Demokrat, Konvensi Capres Forum Rektor, Konvensi Rakyat yang diusung KH Salahudin Wahid, atau Konvensi Umat Islam untuk memilih capres sebagaimana diusulkan politisi PPP, Ahmad Yani. Namun ingin memberikan pendidikan politik kepada rakyat serta penyadaran mengenai pentingnya parameter kompetensi yang harus dimiliki para capres.
"Konvensi capres yang ada hanya sebatas pemaparan program tanpa uji kompetensi. Konvensi seperti itu mubazir, seperti tong kosong nyaring bunyinya. Tapi melalui konvensi calon presiden perseorangan ini akan diuji visi, misi, dan kompetensi para tokoh potensial yang menjadi peserta," kata Didied.
Dia menambahkan, Konvensi Capres Independen sendiri akan digelar mulai akhir Nopember 2013. Konvensi akan melibatkan akademisi independen dan memiliki integritas sebagai penguji kompetensi para capres yang akan menjadi peserta. Selain para akademisi independen, sejumlah wartawan senior di bidang politik juga akan dilibatkan untuk berpartisipasi memberikan bobot terhadap peserta konvensi.
"Event ini momentum untuk memperjuangkan para capres potensial namun independen yang tidak diakomodir oleh partai politik," demikian Didied.
[dem]