Berita

Andi Abu Ayub Saleh/net

Hukum

Hakim Agung Marahin Jaksa KPK

SENIN, 11 NOVEMBER 2013 | 21:54 WIB | LAPORAN:

Hakim Mahkamah Agung (MA) Andi Abu Ayub Saleh adu debat dengan salah seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pulung Rinandoro. Perdebatan itu terjadi saat Jaksa Pulung coba mengkonfirmasi ke Andi Ayub soal apakah dirinya mengetahui cara staf kepaniteraan MA Suprapto bisa tahu perpindahan berkas perkara dari hakim P1 ke P2 dan ke P3.

Andi dengan tegas menyatakan bahwa yang tahu itu adalah staf pribadinya, Anita. Jadi tidak mungkin kalau Soeprapto tahu mengenai perpindahan berkas dari hakim agung ke hakim lainnya yang sifatnya sangat rahasia itu. P1 di sini maksudnya adalah hakim pembaca 1, begitu pula selanjutnya.

"Tidak mungkin bukan tugasnya dan kalau dia (Soeprapto) tahu itu penyalahgunaan wewenang," kata Andi Ayub dalam sidang lanjutan terdakwa Mario Carmelio Bernado di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (11/11).


Pulung tidak berhenti sampai di situ, dia menanyakan kembali dari mana Soeprapto bisa tahu adanya perpindahan berkas dari P2 ke P3. "Tidak perlu saya tahu. Pekerjaan saya banyaklah. Pekerjaan hakim agung berhenti kalau dia mati," kata Andi Ayub dengan nada tinggi.

Setelah menyatakan itu, Jaksa Pulung coba menyanggah. Tapi, Andi Ayub kemudian dengan nada tinggi meminta untuk Pulung mendengarkan penjelasannya.

"Kok Soeprapto bisa tau P2 sudah serahkan ke P3?," tanya Pulung.

"Tanya Soeprapto kenapa tanya ke saya. Ini namanya meneketehe. Ini pertanyaan sudah saya jelaskan tadi, kenapa ditanya lagi," tekan Andi Ayub.

Melihat cek-cok tersebut, Ketua Majelis Hakim yang menyidangkan perkara tersebut, Antonius lalu menengahi. "Inilah jawaban saksi dalam persidanagan. Silahkan ganti pertanyaan," terangnya.

Suasana persidangan ini memang sedikit berbeda dengan biasanya. Jika biasanya seorang saksi duduk diam di persidangan, Andi Ayub terlihat mendominasi persidangan. Dia seperti mengkuliahi Jaksa dan Hakim Tipikor. Hakim Antonius bahkan terlihat santun. Beberapa kali penjelasan Andi Ayub yang diluar perkara tak disanggah.

Keterangan pria yang mengenakan jas kotak-kotak dan dalaman kemeja kuning itu bahkan menjelaskan keterangannnya seperti orang yang marah. Tapi, dia menyatakan bahwa nada suaranya memang seperti itu, bukan berarti dia marah.

KMS Roni, Jaksa KPK lainnya juga sempat bersitegang dengan Andi Ayub. Hal itu terjadi saat Roni coba mengkonfirmasi soal pernyataan Soeprapto yang mengaku diperintahkan Andi Ayub untuk meminta fee Rp 300 juta dari pihak Mario Carmelio Bernado.

"Jangan tanya soal uang. Tidak pernah sampai ke telinga saya itu, jangan tanya itu," dalih dia dengan nada menekan

Roni kemudian menyatakan bahwa Jaksa punya kewajiban bertanya kepada saksi. Tapi, hal itu kembali disanggah dengan nada keras oleh Andi Ayub.

"Yah tapi kau tanya yang relevan, yang ada dasarnya," terang Andi.

"Tapi yang saya tanya berkaitan dengan perkara ini," tegas Andi yang disambut hakim Antonius dengan maksud menengahi. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Gubernur BI pun Ikut Mundur, Ada Apa Ini Guru?

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:15

Rumah Bedeng di Lebak Bulus Kebakaran

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:00

Timnas Garuda Hadapi Timor Leste pada 31 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:30

Revolusi, Romansa, dan Runtuhnya Komisariat SMID IISIP

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:21

Presiden Harus Tindak Tegas Londo Ireng yang Merugikan Kepentingan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:19

Orang Tak Percaya Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:33

83 Penonton Jadi Korban Tribun GOR Satria Banyumas Roboh

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:18

Ahok Ungkap Awal Pecah Kongsi dengan Jokowi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:00

Nama Bupati KBB Jeje Ritchie Dicatut untuk Jual Jabatan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:35

Hantu itu Masih Gentayangan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:18

Selengkapnya