Berita

Dunia

Sepanjang Tahun Ini, 13 Korban Tewas Akibat Menderita Flu Burung

MINGGU, 10 NOVEMBER 2013 | 15:55 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Seorang anak berusia sepuluh tahun di Kamboja, meninggal akibat menderita flu burung, kemarin.

Menurut laporan dari sekertariat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di negarea tersebut, kematian bocah itu menambah jumlah korban tewas akibat penyakit mematikan itu. Di Kamboja, sepanjang tahun ini, korban tewas menjadi 13 orang.

"Dengan sangat menyesal, kami mengumumkan bahwa anak itu meninggal di Rumah Sakit Kantha Bopha pagi ini," kata pejabat Humas WHO di Kamboja, Sonny Inbaraj Krishnan, seperti dilansir kantor berita Associated Press (Minggu, 10/11).


Pada Kamis (7/11), anak itu dikonfirmasi positif terkena virus flu burung H5N1 setelah dirawat dengan gejala demam, batuk, sakit tenggorokan, dan perut yang buncit di Rumah Sakit Kantha Bopha di Phnom Penh.

Kementerian Kesehatan Kamboja dan WHO yang telah melakukan penyelidikan menemukan bahwa sebulan sebelum anak itu jatuh sakit, sekitar 30 ekor ayam telah mati mendadak di daerah tempat tinggalnya di Provinsi Kampot Selatan. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya