Berita

joko widodo/net

Politik

Jokowi Naik Kelas Jadi Public Darling?

SABTU, 09 NOVEMBER 2013 | 16:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Fans Joko Widodo (Jokowi) akan semakin percaya diri untuk mendorong jagoannya maju ke pemilihan presiden 2014. Bahkan, Jokowi diyakini akan segera naik kelas dari media darling (tokoh kesukaan media massa) menjadi public darling (tokoh kesukaan rakyat).

Ke depan, Jokowi tinggal peresmian dan mengikuti prosedur politik untuk menjadi Presiden RI 2014-2019. Hal itu disimpulkan oleh dosen Ilmu Sosial dan Politik Universitas Pelita Harapan (UPH), Victor Silaen, dan wartawan senior Satrio Arismundar, dalam kursus pelatihan strategi media yang diadakan Relawan Jokowi (Bara JP) di Markas Relawan Jokowi, Jakarta Timur, Sabtu (9/11), seperti tertulis dalam rilis Media Center Relawan Jakarta kepada redaksi beberapa saat lalu.

Victor mengatakan bahwa sejak putaran pertama pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012, Jokowi sudah media darling. Sejak awal 201,3 Jokowi menjadi public darling. Karena publik yang mau, maka tak ada yang bisa mencegah.


"Nasib bangsa ini jangan sampai diserahkan kepada orang yang tidak jelas. Sementara ini hanya Jokowi yang dipercaya rakyat. Fakta ini harus diyakini semua pihak sebagai keinginan rakyat yang tidak bisa dibendung," kata Victor.

Victor yakin, dukungan rakyat bukan hanya berupa pilihan di tempat pemungutan suara (TPS), tetapi juga berupa energi, waktu dan biaya.

"Rakyat juga akan mengawal Jokowi, supaya bisa bekerja dengan tenang," tambah Victor. [ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya