Berita

ilustrasi/net

Tujuh Anggota Al-Qaeda Tewas Diserang Pesawat Tak Berawak AS

SABTU, 09 NOVEMBER 2013 | 14:57 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Sebuah pesawat perang milik militer Amerika Serikat menyerang konvoi kelompok Al-Qaeda Yaman saat mereka melintas di Provinsi Abyan, Yaman Selatan pada Jumat malam (8/11).

Seorang pejabat yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa pesawat perang tersebut membom konvoi kelompok teroris di kota Mahfad dan meninggalkan setidaknya tujuh tewas di tempat kejadian.

"Tiga roket mengebom sebuah truk pick-up yang mengangkut militan Al-Qaeda di sebuah lembah di kota Mahfad, Abyan," ujarnya, seperti dilansir Xinhua (Sabtu, 9/11)


Seorang kepala suku dimana peristiwa terjadi membenarkan bahwa pesawat militer itu milik AS.

"Serangan udara itu dilakukan oleh pesawat tak berawak AS. Pengeboman itu begitu kuat dimana beberapa orang tewas dan terluka," katanya.

Hingga saat ini, Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) yang telah melakukan pemberontakan lebih dari tiga tahun di negara tersebut, masih enggan memberikan komentar perihal tewasnya anggota kelompok mereka.

Serangan pesawat tak berawak AS telah meningkat sejak Agustus setelah negara super power itu menutup sementara kedutaan besarnya di Sanaa karena ancaman keamanan.

Menurut laporan pemerintah Yaman, lebih dari 40 pejuang AQAP tewas dalam serangan selama tiga bulan terakhir. [ysa]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya