Berita

ilustrasi

Bisnis

Kinerja Meningkat, Perindo Klaim Cetak Laba Rp 10,8 M

Kembangkan Bisnis Ikan
JUMAT, 08 NOVEMBER 2013 | 09:02 WIB

Perum Perikanan Indonesia (Perindo) mengklaim sudah mencetak laba Rp 10,8 miliar. Itu meningkat 300 persen ketimbang laba terakhir yang dicetak perusahaan sebesar Rp 2,9 miliar.

Direktur Utama Perindo Agus Suherman mengatakan, sebenarnya target laba Perindo tahun ini hanya Rp 7 miliar. Namun, karena kinerja perusahaan semakin sehat, maka laba terus meningkat.

“Ini sudah sehat dan usaha mulai ada laba. Memang masuknya mulai kecil dari Rp 2,9 miliar posisi tahun 2012 dan per Oktober ini Rp 10,8 miliar, “ ujar Agus di Jakarta, kemarin.


Bersama dua direksi baru lainnya, Agus menjalankan program penataan dan optimalisasi aset. Termasuk menutup lini bisnis yang membebani keuangan. Selain itu, dilakukan penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Perindo yang memiliki lini bisnis pengolahan ikan, persewaan lahan hingga perawatan kapal tangkap ikan ini memiliki aset hingga ratusan hektar. Aset ini tersebar di seluruh Indonesia.

Aset itu di antaranya Muara Baru mencapai 76 hektar senila Rp 130 miliar, Belawan 30 hektar, Pekalongan 33 hektar, Pemangkat (Kalimantan Barat) 6 hektar dan Brondong (Jawa Timur) 3,8 hektar.

“Naikkan laba juga dulu kita bicara sewa lahan. Kemudian saya ubah menjadi ada alat seperti docking, cold storage. Bukan hanya menyewakan tapi pengelola,” katanya.

Tahun depan, Agus menyediakan belanja modal sebesar Rp 150 miliar untuk mengembangkan bisnis pembenihan ikan, perdagangan ikan serta membuat cold storage di semua cabang Perum Perindo.

Guna lebih memajukan bisnisnya, Perindo berencana merekrut ratusan karyawan hingga tahun 2015. Untuk tahap awal Perindo akan merekrut 25 karyawan di akhir tahun ini. Saat ini, Perindo sudah memiliki 300 karyawan yang tersebar seluruh Indonesia.

Selanjutnya, pada 2015, Perindo akan kembali merekrut karyawan dengan jumlah yang lebih banyak, mencapai ratusan. Rekrutmen akan dilakukan melalui website resmi perusahaan.

Sekadar informasi, Perum Prasarana Perikanan Samudera adalah nama lama dari Perum Perindo, sebelum akhirnya diubah oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan pada Februari 2013. Untuk menguatkan entitas baru tersebut, Dahlan menunjuk jebolan Institut Pertanian Bogor (IPB) Agus Suherman menjadi direktur utama.  [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Harga iPhone di Indonesia Naik Juli 2026, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Seri

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:21

Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7%

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:13

IPW Desak Polri Periksa Febrie Adriansyah usai Akui Rumah Sentul Miliknya

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:09

Apa Saja Hak Pegawai Usai Kena PHK? Ini Daftar Hak yang Wajib Dipenuhi Perusahaan

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:08

Berpotensi Abuse of Power, Jampidsus Febrie harus Dinonaktifkan

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:56

Jampidsus Febrie Adriansyah Ajari Kortastipidkor Polri Cara Tangani Kasus Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:51

Modal Dukungan 34 DPD, Wihaji Maju Jadi Ketum Ormas MKGR

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:30

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:17

KPK Periksa LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah, Ditemukan Dugaan Penggunaan Nominee

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:15

Tegang! Gedung Promoter Dijaga Puluhan Brimob Bersenjata Lengkap Jelang Konferensi Pers

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:05

Selengkapnya