Berita

SNOWDEN/NET

Dunia

Rusia: Snowden Berhak Berbicara dengan Jaksa Jerman

MINGGU, 03 NOVEMBER 2013 | 16:32 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Rusia nampaknya mendukung keputusan Edward Snowden untuk membantu penyelidikan atas penyadapan telepon kanselir Jerman Angela Merkel yang dilakukan Amerika Serikat.

Jurubicara Presiden Rusia, Dmitry Peskov pada Sabtu (2/11) mengatakan bahwa mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional (NSA) AS itu berhak berbicara dengan siapa pun yang dipilihnya, termasuk otoritas asing.

"Dia memiliki status pengungsi sementara. Status itu tak membatasi geraknya di seluruh negeri atau berbicara dengan siapa pun," kata Peskov seperti dikabarkan AFP (Minggu, 3/11).


Peskov juga mengatakan bahwa Snowden bebas berbicara dengan seorang jaksa Jerman sekalipun. Namun, ia membantah bahwa kesaksian Snowden
merupakan tekanan dari Rusia.

"Disini, tidak ada yang menjaganya. Dia tidak sedang ditahan di sini. Dia bebas pergi dan terbang ke mana saja dia mau," kata Peskov.

Namun ia memperingatkan jika Snowden ingin kembali ke Rusia, ia tetap harus mengajukan permohonan suaka lagi.[wid]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya