Berita

hatta rajasa/net

Inilah Pesan Hijrah Hatta Rajasa di Hadapan Ribuan Jamaah MTA

MINGGU, 03 NOVEMBER 2013 | 16:05 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Lebih dari 14 abad yang lalu, Nabi Muhammad SAW dan para pengikutnya atas perintah Allah SWT hijrah atau pindah dari Makkah ke Madinah. Momentum hijrah ini menjadi tonggak penting dalam sejarah perkembangan Islam hingga hari ini.

Setelah hijrah Islam mengalami perkembangan yang pesat dan dapat memberikan kontribusi yang tidak sedikit dalam perkembangan peradaban dunia. Kemajuan itu diraih umat Muslim karena memadukan dua hal yang diperintahkan Allahg SWT, yakni berfikir dan berzikir.

Demikian disampaikan anggota Dewan Penasihat Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga Menko Perekonomian Hatta Rajasa dalam Pengajian Ahad Pagi atau Jihad Pagi yang digelar Majelis Tafsir Al Quran (MTA) di Surakarta (Minggu, 3/11). MTA adalah lembaga dakwah yang didirikan pada 1972 oleh Ustad Abdullah Thufail Saputra, dan sejak 1992, setelah Ustad Thufail wafat, dipimpin oleh Ustad Ahmad Sukina.


"Ilmu pengetahuan menjadi kata kunci dari keberhasilan umat Islan di masa itu. Tidak cukup berfikir saja tanpa berzikir. Dan sebaliknya," ujar Hatta Rajasa dalam pengajian yang dihadiri ribuan jamaah MTA dari berbagai daerah di sekitar Jawa Tengah itu.

Hijrah, kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu, adalah sebuah proses perubahan ke arah yang lebih baik, yang tidak hanya melibatkan pergerakan fisik dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga melibatkan perubahan mindset.

Untuk melakukan hijrah yang substansial, menurut Hatta, umat Muslim dan warganegara Indonesia pada umumnya perlu memahami fenomena globalisasi yang tengah terjadi.

Globalisasi ini membawa dampak positif juga negatif bagi Indonesia. Ia merupakan sebuah tantangan sekaligus ancaman.

"Kita harus arif menyikapi fenomena ini," ujar Hatta.

Melanjutkan penjelasannya, Hatta mengatakan bahwa kini ada tiga bentuk perubahan yang tengah terjadi di level global. Kegagalan memahami perubahan ini akan membuat Indonesia dengan mudah digerus arus perubahan yang tak bisa dielakkan itu.

Perubahan pertama, sebutnya, adalah integrasi ekonomi, seperti yang akan terjadi di kawanan Asia Tenggara pada 2015 mendatang. Per 1 Januari 2015 kesepuluh negara ASEAN akan mengintegrasikan potensi ekonomi mereka ke dalam satu pasar dimana modal, kapital dan barang serta skilled labor akan bergerak dengan bebas melintasi batas-batas kedaulatan negara.

Perubahan kedua adalah ekonomi dan ilmu pengetahuan yang semakin terintegrasi. Serta perubahan ketiga adalah pergeseran gravitasi ekonomi dunia dari Barat ke Timur. [guh]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya