Berita

FOTO:NET

Dunia

Taliban Pakistan akan Balas Kematian Pemimpinnya

MINGGU, 03 NOVEMBER 2013 | 09:31 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kematian pemimpin Taliban Pakistan akibat serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat pada Jumat kemarin (1/11) ternyata tidak menggentarkan
niat kelompok militan tersebut untuk melakukan serangan balasan.

Seorang Jurubicara Taliban Pakistan pada Sabtu (2/11) mengatakan bahwa ia bertekad untuk melakukan aksi balas dendam atas apa yang telah dilakukan oleh negara adidaya itu.

"Setiap tetes darah Hakeemullah akan berubah menjadi seorang pembom bunuh diri. Amerika dan sekutunya jangan dulu berbahagia karena kami akan balas dendam atas darah martir kami," kata Azam Tariq.

"Setiap tetes darah Hakeemullah akan berubah menjadi seorang pembom bunuh diri. Amerika dan sekutunya jangan dulu berbahagia karena kami akan balas dendam atas darah martir kami," kata Azam Tariq.

Menteri Dalam Negeri Pakistan menganggap bahwa tindakan penyerangan itu telah menghancurkan proses perdamaian antara pemerintah dan Taliban yang baru akan dimulai.

"Ini bukan hanya pembunuhan satu orang. Ini adalah kematian dari semua upaya perdamaian," kata Chaudhry Nisar Ali Khan, seperti dilansir BBC
(Minggu, 3/11).

Hal tersebut dikarenakan beberapa waktu lalu Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif telah berjanji untuk melakukan pembicaraan dengan Taliban guna mengakhiri kekerasan yang telah menyebabkan ribuan orang tewas dalam pemboman dan penembakan di seluruh negeri.

Ini bukan pertama kalinya seorang pemimpin Taliban Pakistan tewas dalam serangan pesawat tak berawak. Sebelumnya pada 2009, Baitullah Mehsud tewas diserang dengan cara yang sama.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

IRGC: Jika Netanyahu Masih Hidup, Kami Akan Memburunya

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:44

Benarkah Membalik Pakaian Saat Dicuci Bikin Baju Lebih Awet?

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:24

Kantor PM Israel Bantah Rumor Netanyahu Tewas

Minggu, 15 Maret 2026 | 15:12

KPK Isyaratkan Tersangka Baru dari Pihak Swasta di Skandal Kuota Haji

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:40

KPK Endus Modus THR ke Forkopimda Terjadi di Banyak Daerah

Minggu, 15 Maret 2026 | 14:02

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:51

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:41

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:27

Serangan ke Aktivis Tanda Demokrasi di Tepi Jurang

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:20

KPK Bongkar Dugaan THR untuk Polisi, Jaksa, dan Hakim di OTT Cilacap

Minggu, 15 Maret 2026 | 13:15

Selengkapnya