Berita

RIEKE DIAH PITALOKA/RM

AMNESTI SAUDI BERAKHIR

Inilah Rekomendasi Politik Rieke untuk SBY

SABTU, 02 NOVEMBER 2013 | 22:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono didesak untuk segera melakukan antisipasi paska berakhirnya masa amnesti bagi warga negara asing yang tidak berdokumen, termasuk bagi para TKI overstayer di Arab Saudi.

"Pemerintah harus segera mengambil keputusan politis untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan, dan melakukan langkah-langkah perlindungan yang lebih progresif bagi para TKI," desak Anggota Komisi IX DPR RI Rieke Diah Pitaloka, dalam pesan elektroniknya yang diterima redaksi, Sabtu (2/11).

Data terakhir TKI/WNI yang mengajukan amnesti  ke Perwakilan RI di Arab Saudi per 13 Oktober 2013 sebanyak 91.161. Sementara data Direktorat Perlindungan WNI dan BHI, Kemenlu, 21 Oktober 2013, yang sudah dapat amnesti 18.689 orang.


"Dari data ini yang mendapatkan pelayanan amnesti baru 20,50%. Padahal data yang ada pun tidak menunjukkan realita jumlah TKI overstayer yang sebenarnya karena banyak yang masih belum terdata," imbuh Rieke.

Menurut Rieke, pemerintah perlu menyediakan shelter penginapan terutama bagi perempuan dan anak-anak, karena sudah banyak para TKI overstayer  yang diusir dari apartemennya disebabkan pemilik apartemen khawatir kena sanksi dan denda.

"Pemerintah harus melakukan advokasi terhadap para TKI overstayer yang saat ini terlunta-lunta karena di PHK sepihak oleh majikannya akibat khawatir kena sanksi karena mempekerjakan pekerja yang tidak berdokumen lengkap," kata anggota Tim Pengawas TKI DPR RI Fraksi PDIP.

Pemerintah RI, kata Rieke lagi, harus melobi Pemerintah Saudi Arabia secara formal maupun informal untuk memperpanjang kembali masa amnesti yang diputuskan berakhir besok, Minggu 3 November 2013. Bila permohonan perpanjangan amnesti ditolak, maka pemerintah SBY harus segera mengambil opsi mengajukan pemulangan masal  deportasi tanpa harus memiliki data lama sebagai syarat exit permit dari pemerintah Saudi.

"Pak SBY, TKI overstayer juga rakyat Indonesia, dan anda Presiden Republik Indonesia. Lakukan langkah cepat untuk memperoleh kepastian soal amnesti ini. Jangan biarkan rakyatmu sesaki penjara negara orang karena kelambanan penanganan amnesti," demikian Rieke.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya