foto: net
foto: net
Seperti diberitakan Al Jazeera, dokumen prganisasi pelarangan senjata kimia atau The Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons (OPCW) menyebutkan bahwa OPCW telah memeriksa 21 dari 23 tempat pembuatan senjata kimia di Suriah. Sementara dua lainnya terlalu berbahaya untuk diperiksa, namun peralatan-peralatan kimianya telah dipindahkan ke tempat lain yang telah ditinjau oleh para ahli.
Al Jaeera melaporkan bahwa sejak hari ini (Jumat, 1/11), Suriah tidak lagi memiliki kapasitas dan kemampuan untuk membuat senjata kimia. Hal tersebut turut mengakhiri fase pertama dan kedua pelucutan senjata kimia di Suriah, dengan total 1.000 ton senjata kimia yang telah diamankan. Sementara, fase ketiga merupakan fase pemusnahan senjata kimia yang berhasil ditemukan. Fase ini akan berlangsung hingga Juni 2014 dengan melibatkan PBB.
Populer
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15
UPDATE
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16