Berita

rieke diah pitaloka/net

Polri, Tangkap Penganiaya Buruh di Bekasi dan Karawang!

JUMAT, 01 NOVEMBER 2013 | 00:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Polri harus mengusut tuntas penganiayaan buruh di Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang oleh anggota salah satu ormas yang mengakibatkan belasan buruh mengalami luka, Kamis sore (31/10).

"Tangkap para pelaku, lakukan proses hukum dan berikan sanksi pidana," desak Anggota Komisi IX DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu.

Rieke menyesalkan aparat kepolisian diam saat terjadi aksi anarkis dan premanisme yang dilakukan anggota salah satu ormas itu. Aksi penganiayaan dilakukan terhadap buruh dengan menggunakan senjata tajam. Selain menyerang para buruh dan pekerja yang sedang melakukan aksi menuntut kenaikan upah, anggota ormas tersebut juga merusak fasilitas pabrik.


"Atas peristiwa itu saya meminta bantuan Komisi III DPR RI untuk memanggil Kapolri," imbuh Rieke.

Selain mendesak Kepolisian memproses secara hukum para pelaku, secara pribadi Rieke juga mendesak Pemerintah SBY untuk menjalankan fungsinya sebagai pemerintah dan merespon peristiwa penganiayaan tersebut.

"Jika pemerintah diam, maka dapat diasumsikan ada indikasi kesengajaan pemerintah menggunakan sipil untuk menghadang tuntutan kenaikan upah," tegas politisi PDIP itu.

Belasan buruh dan pekerja dilaporkan jadi korban aksi penganiayaan yang disebut dilakukan oleh anggota ormas Pemuda Pancasila saat melakukan aksi mogok menuntut kenaikan upah. Hingga berita ini diturunkan, sebagian korban bahkan masih dirawat di RS Hosana dan RS Meirosa Bekasi.

Korban aksi penganiayaan merupakan pekerja di PT Abacus dan PT Enkei. Pekerja di PT Abacus yang jadi korban adalah Ade Nurdin Maulana (luka berat akibat dikeroyok 10 orang), Imron (luka bacok di kepala), Subandi (luka bacok di kepala), seorang satpam (luka bacok di kepala), Joko (luka memar di wajah), Purwadi (luka memar), Karma (luka bacok di punggung), dan Wawan Katiwa (luka tusuk di pinggang).

Sementara pekerja PT Enkei yang jadi korban adalah Suwanto (luka bacok dikepala sekarang sedang krisis), Rohmad (luka bacok di punggung), Diki (luka bacok di tangan).[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya