Berita

hasyim muzadi/net

Politik

Kiai Hasyim: Keluarga PKI Jangan Membuka Luka Lama

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 | 20:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Keluarga dan keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI) jangan lagi membuka luka lama sejarah tahun 1965 dan 1968 demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Begitu dinyatakan mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama  (PBNU) KH Hasyim Muzadi.

Permintaan kiai yang juga pengasuh pondok pesantren Al-Hikam Malang dan Depok ini disampaikan merespon adaanya bentrokan antara massa Front Anti Komunis Indonesia (FAKI) dan Forum Komunikasi Putra-Putri  TNI-POLRI (FKPPI) dengan keluarga PKI di Yogyakarta,  Minggu 27 Oktober lalu.  


Kiai Hasyim mengatakan bentrok antara massa Front Anti Komunis Indonesia (FAKI) dan keluarga PKI merupakan lampu kuning untuk keselamatan NKRI ke depan. Sebab masalah tersebut menyangkut luka sejarah tahun 1965 dan 1948.

"Seharusnya kedua kelompok menahan diri," kata Hasyim Muzadi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (31/10).

Menurut Hasyim, era reformasi telah membebaskan keluarga atau keturunan PKI dari kungkungan politik Orde Baru. Kini, keluarga atau keturunan PKI telah mempunyai hak-hak yang sama dengan warganegara yang lain.

"Kebebasan itu sebenarnya sudah cukup bagi mereka," imbuhnya. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya