Berita

ilustrasi/net

Politik

Wiranto dan Prabowo Berebut Posisi, Jokowi Tetap Teratas

KAMIS, 31 OKTOBER 2013 | 20:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Survei terbaru Indonesia Research Center  (IRC) menunujukkan Wiranto dan Prabowo Subianto masih berebut menduduki peringkat kedua sebagai calon yang paling banyak dipilih untuk menjadi presiden 2014-2019.

"Tingkat elektabilitas Wiranto berada di angka sekitar 10,7 persen dan Prabowo sekitar 9,4 persen," jelas Peneliti IRC, Yunita Mandolang, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (31/10).

Hasil ini merupakan hasil sementara diperoleh dari 8200 responden, atau sekitar 50 persen dari total keseluruhan responden yang disurvei IRC. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner pada 25 September lalu dengan domisili responden di 14 provinsi di Indonesia. Survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen, ambang kesalahan kurang lebih 0,77 persen.


Mirip dengan hasil yang dirilis IRC pekan lalu, 21 Oktober 2013, saat data yang masuk dan diverifikasi sebesar 30 persen, urutan kedua dan ketiga capres yang banyak dipilih masih berada dalam genggaman Wiranto dan Prabowo. Hasil sama juga masih menempatkan Joko Widodo di urutan pertama dengan tingkat keterpilihan sebesar 36,2 persen.


Yunita menjelaskan dukungan terhadap Wiranto terlihat menguat berdasarkan survei yang dilakukan IRC pada September hingga Oktober. Dibandingkan survei yang dilakukan IRC pada Mei lalu yang dilakukan dengan metode yang sama dengan jumlah responden 1978, elektabilitas Wiranto sudah naik 6 poin dalam empat bulan terakhir. Saat itu, elektabilitas Wiranto baru di kisaran 4 persen, sementara Prabowo sudah mencapai sekitar 16 persen.

"Meski urutan elektabilitas masih sangat mungkin berubah, namun elektabilitas Wiranto dan HT telah naik cukup signifikan. Kenaikan itu menggerus suara Prabowo yang selama ini mengunci posisi kedua di berbagai survei," imbuh Yunita.

Sementara itu, kata Yunita, elektabilitas Megawati Soekarnoputri dan Aburizal Bakrie belum banyak bergeser dibandingkan survei IRC yang dilakukan empat bulan lalu, yaitu berturut-turut berada di kisaran 8 dan 6 persen. Tingginya tingkat elektabilitas Golkar yakni sebesar 14.48 persen tidak dapat mengalirkan suara untuk Aburizal Bakrie yang hanya memiliki kisaran elektabilitas sekitar 7,6 persen. Hal ini menunjukkan bahwa sebagai Ketua Umum, Aburizal Bakrie tidak mampu menjadi magnet bagi konstituen partai.

"Di tilik dari wilayah, Surya Paloh mendapat elektabilitas tertinggi di Nanggroe Aceh Darussalam dengan angka sekitar 30 persen yang merupakan elektabiltas terunggul dibandingkan dukungan yang diberikan untuk Jokowi sebesar 26 persen. Sementara Jusuf Kalla sangat kuat di Sulawesi Selatan dengan jumlah pemilih 43 persen," demikian Yunita.[dem]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya