Berita

j. kristiadi/net

Politik

J. Kristiadi: Masih Ada Tokoh yang Mau Perbaiki Keadaan

SENIN, 28 OKTOBER 2013 | 16:41 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Membangun demokrasi di Indonesia bukan perkara mudah karena medan politik yang kotor, tidak ada aturan main yang adil, politik transaksional dan minimnya partisipasi masyarakat.

"Tidak mudah karena medan politik becek dan kotor, karena kompetisi politiknya tidak didasari aturan yang adil, karena modal masih jadi faktor yang dominan dalam menentukan kemenangan," jelas peneliti senior CSIS, J. Kristiadi, dalam diskusi "Pemilu 2014 dan Masa Depan Demokrasi di Indonesia" di The Cone, FX Mall, Jakarta, Senin (28/10).

Di tengah situasi itu, pengamat politik ini masih melihat tokoh yang ingin memperbaiki keadaan. Karena itu, Kristiadi mengimbau masyarakat lebih berperan aktif dalam demokrasi.


"Niat dan kesadaran saja tidak bisa mengalahkan nikmatnya kekuasaan. Perlu kekuatan dari luar untuk membantu tokoh yang mau memperbaiki keadaan," imbuhnya.

"Tidak mungkin pemilu 2014 berkualitas tanpa partisipasi masyarakat untuk menjaga tokoh dan parpol. Partisipasi itu bukan hanya di bilik suara," tegas Kristiadi. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya