Berita

Malala Yousafzai/net

HTI: Malala Yousafzai Korban Eksploitasi Barat

SENIN, 28 OKTOBER 2013 | 13:48 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Masyarakat dunia belakangan ini makin mengenal sosok Malala Yousafzai, seorang pemudi aktivis pendidikan dari Pakistan. Tepat setahun lalu, Yousafzai ditembak di kepala dan leher oleh kelompok bersenjata Taliban saat berada di bus yang menjemputnya pulang sekolah.

Apalagi pada Juli lalu, bertepatan dengan ulangtahunnya, Malala mendapat kesempatan berpidato di Markas Besar PBB. Di tengah aktivitasnya membela hak pendidikan untuk semua anak di muka bumi, tak hanya pujian yang mengarah pada Malala melainkan juga cibiran.

Nominator peraih nobel perdamaian itu justru dianggap sebagai bahan eksploitasi Barat oleh kelompok Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).


Hal itu dinyatakan oleh Koordinator Divisi Pergerakan Muslimah HTI, Cicin Yulianti, kepada Rakyat Merdeka Online di sela demonstrasi memperingati Hari Sumpah Pemuda di Bundaran HI, Jakarta, Senin (28/10).

"Malala yang menjadi ikon perjuangan pendidikan khususnya wanita justru saat ini sedang menjadi bahan eksploitasi Barat," ujar Cicin.

Menurut Cicin, kisah Malala dimanfaatkan Barat untuk membangun narasi yang berbeda soal penerapan syariat Islam.

"Saat ini Malala jadi korban Barat. Kisahnya dieksploitasi untuk membangun narasi yang berbeda, dengan visi misi memberikan gambaran penerapan syariat Islam yang memarjinalkan perempuan," imbuhnya. [ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya