Berita

BBC

Arab Saudi Dihebohkan dengan Video Perempuan yang Mengemudi

SABTU, 26 OKTOBER 2013 | 13:09 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Situs media sosial Arab Saudi tengah diramaikan oleh postingan kampanye para perempuan yang menuntut pemerintah untuk melegalkan perempuan untuk mengemudikan mobil.

"Sekarang saatnya wanita Saudi untuk mengemudi. Saya siap. Putri saya siap. Dan masyarakat juga sudah siap," ujar salah satu wanita yang ambil bagian dalam protes di Youtube, Dr Madeha Al-Ajroush, seperti dilansir BBC (Sabtu, 26/10).

Tidak hanya itu, sebuah video telah menarik banyak perhatian karena menunjukkan seorang wanita yang mengemudi di jalan raya dan menerima acungan jempol dari beberapa pria Saudi di mobil lain saat mereka lewat.


Sampai saat ini Arab Saudi menjadi satu-satunya negara di dunia yang masih melarang perempuan untuk mendapat hak berlalu lintas mereka seperti mengemudi mobil.

Sebenarnya tidak ada hukum tertulis. Namun entah mengapa perempuan Saudi sangat sulit dan hampir tidak mungkin mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM). Sementara beberapa wanita yang mengemudi ditangkap atas tuduhan yang berkaitan dengan ketertiban umum. [ysa]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya