Berita

Saldi Isra/net

Tantang Prof. Saldi Isra, Prof. Yusril Siap Jadi Kuasa Hukum DPR Lawan MK

KAMIS, 24 OKTOBER 2013 | 10:00 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pakar hukum tata negara Prof. Yusril Ihza Mahendra menyarankan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memperkarakan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam perkara sengketa kewenangan, apabila lembaga pengawal konstitusi itu tetap menguji Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu).

"Akan sangat menarik jika DPR membawa perkara sengketa kewenangan dengan MK untuk diadili dan diputus oleh MK. DPR harus menguji apakah MK berwenang menguji Perppu atau tidak, yang perkara itu akan diadili dan diputus oleh MK sendiri," ujar Yusril dalam akun Twitter miliknya @Yusrilihza_Mhd, hari ini (Kamis, 23/10).

Penegasan Yusril itu membantah pendapat pakar hukum tata negara Universitas Andalas, Padang, Prof. Saldi Isra, yang mengatakan MK berwenang menguji Perppu. Menurut Saldi, MK pernah menguji Perppu 4/2009 tentang perubahan atas UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi, dan itu menjadi landasan hukum untuk  uji materi  Perpu 1/2013 tentang Perubahan Kedua atas UU 24/2003 tentang Mahkamah Konstitusi.


Yusril menyatakan siap menjadi kuasa hukum DPR jika lembaga wakil rakyat itu menggugat MK. DPR menjadikan MK sebagai tergugat dan MK sendiri yang akan mengadili dirinya sendiri sebagai tergugat.

"Akan tambah menarik lagi jika seandainya DPR menunjuk saya jadi kuasa hukum, dan MK menunjuk Prof Saldi jadi kuasa hukum. Kita sama-sama berperkara di MK," imbuh Yusril.

"Peristiwa itu, andai terjadi, akan menarik perhatian para pakar HTN, rakyat bahkan menjadi menarik perhatian dunia karena sangat langka. Peristiwa langka itu hanya bisa terjadi di Negara Republik Indonesia yang diawali dengan sikap MK yang menambah-nambah kewenangannya sendiri," demikian Yusril. [zul]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya