Berita

ilustrasi/net

Sigma Tanggapi Postif Penundaan DPT yang Memang Belum Akurat

KAMIS, 24 OKTOBER 2013 | 06:11 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bila memang belum akurat, daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu dan Pilpres 2014  tidak perlu dipaksakan untuk ditetapkan hari ini. Sebab orientasinya adalah  menghasilkan DPT yang memiliki akurasi yang tinggi.

"Saya setuju dengan penundaan DPT itu," kata Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahuddin, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 24/10).

Said menegaskan bahwa salah satu indikator dari Pemilu yang berkualitas itu adalah terdaftarnya seluruh pemilih yang berhak, dan tidak ada lagi pemilih yang tidak berhak tercantum di dalam DPT. Dengan demikian, buat buat apa memaksakan penetapan DPT yang jelas-jelas masih bermasalah. Apalagi jika nyata-nyata masih ada pemilih yang belum terdaftar.


"Dengan menunda DPT, KPU punya kesempatan untuk memasukan pemilih yang namanya belum tercantum di dalam DPT. Ini bisa dibaca oleh publik sebagai bentuk penghormatan KPU kepada pemilih," ungkap Said.

Dengan demikian, Said menegaskan kembali, penundaan DPT ini adalah hal yang positif. Urusan lelang surat suara dan hal-hal teknis lainnya bisa tetap berproses.

"Menurut perhitungan saya masih cukup waktu untuk mempersiapkan pengadaan logistik yang terkait dengan jumlah DPT," demikian Said. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya