Berita

jumhur hidayat/net

Jumhur Tawarkan Peluang Kerja di Luar Negeri bagi Perawat

RABU, 23 OKTOBER 2013 | 15:23 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Amerika Serikat, Jepang, dan negara-negara di Eropa tengah mengalami pertumbuhan masyarakat berusia tua (the aging society) yang sudah tidak produktif lagi. Akibatnya, dunia maju membutuhkan tenaga kerja untuk merevitalisasi ekonomi, termasuk keperluan untuk merawat para orang tua.

"Karena itu, ada jutaan peluang kerja sebagai perawat di mancanegara," ujar Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat ketika memberikan kuliah umum pada Sidang Terbuka, Senat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Budi Luhur Cimahi dalam rangka 300 orang Wisuda VIII Ahli Madya Kebidanan, Ahli Madya Keperawatan, dan Perawat, di Bandung (Rabu, 23/11).

Di luar negeri, Jumhur melanjutkan, dunia memberi penilaian terbaik bagi tenaga kerja Indonesia (TKI).  Orang Indonesia itu dikenal unggul di semua bidang, dan saat ini ada 6,5 juta TKI yang tersebar di 176 negara.


Menurut Jumhur, keunggulan TKI tidak terlepas dari upaya BNP2TKI untuk terus meningkatkan penempatan TKI formal sekaligus pada saat bersamaan mengurangi penempatan TKI informal seperti PLRT. Peningkatan itu didapat dari promosi gencar TKI formal ke mancanegara baik melalui roadshow, marketing intelligence dari perwakilan di luar negeri maupun dari employment business meeting BNP2TKI yang diadakan di luar negeri.

Keunggulan TKI bisa dilihat dari aspek hard skill seperti kompetensi mereka. Sementara kelemahannya  hanya satu yaitu kemampuan bahasa Inggrisnya. Karena itu, BNP2TKI terus bekerjasama dengan pusat-pusat unggulan (center of excellence) seperti dunia pendidikan dan asosiasi profesi untuk meningkatkan kualitas bahasa Inggris mereka. Kerjasama ini dilakukan salah satunya  melalui MoU dengan Stikes Budiluhur Cimahi.

Dalam kesempatan ini, Kepala BNP2TKI menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Ketua Stikes Budiluhur Cimahi Ijun Rijwan Susanto tentang penyiapan tenaga kerja kesehatan.  Kepada para alumni Stikes, Kepala BNP2TKI menilai lulusan Stikes Budiluhur Cimahi terbaik dibandingkan Stikes lain.

"Saya bangga sekali bisa hadir dan melihat keberhasilan anda di bidang akademis," ujar Jumhur disambut tepuk tangan hadirin. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya