Berita

ilustrasi/net

SURVEI IRC

Hanura Berhasil Geser Gerindra

SELASA, 22 OKTOBER 2013 | 18:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan berada di puncak elektabilitas. Tingkat elektabilitas PDI Perjuangan mencapai 19,6 persen, yang disusul kemudian oleh Partai Golkar dengan elektabilitas 16,3 persen.

Demikian hasil survei terbaru dari Indonesia Research Centre (IRC).  Hal yang menarik dari survei ini, elektabilitas Partai Hanura melampaui Gerindra. Hanura berada di posisi empat, dengan eletbailitas 7,2 persen, persis di bawah Demokrat yang memperoleh 7,8 persen. Sementara Gerindra berada di peringkat kelima dengan elektabilitas 7 persen.

"Salah satu faktor kenaikan elektabilitas Hanura adalah karena dicitrakan sebagai partai yang tidak terlibat korupsi,"  kata Peneliti IRC, Yunita Mandolang, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 22/10).


Hal lain yang juga turut berperan meningkatkan elektabilitas Hanura adalah tingkat sosialisasi Win-HT yang hampir setiap hari turun menyapa rakyat.

Survei ini, jelas Yunita, dilakukan di seluruh provinsi di Indonesia, dengan responden yang dipilih secara acak sistematis bertingkat atau multistage random. Data yang terkumpul berasal dari survei tatap muka, dengan menggunakan kuesioner pada 25 September 2013 lalu. Survei yang melibatkan 4.900 responden, atau sekitar 30 persen dari total responden ini, memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error plus minus 0,77 persen. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya