Berita

wiranto/net

Survei IRC: Tingkat Elektabilitas Wiranto Ungguli Prabowo

SELASA, 22 OKTOBER 2013 | 17:52 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Peta politik menjelang Pilpres 2014 semakin dinamis. Kini, ada perubahan signifikan dalam hal elektabilitas calon presiden.

Paling tidak, itu yang terekam oleh survei  Indonesia Research Centre (IRC). Dalam survei terbaru IRC, posisi Ketua Dewan Pembina Gerindra disalip oleh Ketua Umum Hanura Wiranto. Artinya, tingkat elektabilitas Wiranto, yang merupakan mantan Panglima TNI, mengungguli elektabilitas Prabowo, yang merupakan mantan Danjen Kopassus.

"Sebuah fenomena politik yang unik. Sejarah seperti tergambar kembali, yaitu terjadinya persaingan politik yang seru antara mantan atasan dan bawahan di TNI," kata Peneliti IRC, Yunita Mandolang, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 22/10).


Dalam survei IRC kali ini, elektabilitas pasangan Win-HT mencapai 10,6 persen, sedangkan Prabowo Subianto 8,7 persen. Posisi teratas masih ditempati Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dengan elektabilitas sekitar 34,5 persen. Sedangkan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie berada di peringkat keempat dengan elektabilitas 8,1 persen, disusul Jusuf Kalla yang mencapai 6,2 persen dan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang mencapai 6 persen.

Survei ini, jelas Yunita, dilakukan di seluruh provinsi di Indonesia, dengan responden yang dipilih secara acak sistematis bertingkat atau multistage random. Data yang terkumpul berasal dari survei tatap muka, dengan menggunakan kuesioner pada 25 September 2013 lalu. Survei yang melibatkan 4.900 responden, atau sekitar 30 persen dari total responden ini, memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error plus minus 0,77 persen. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya