Berita

MEGAWATI SOEKARNOPUTIR/NET

Politik

Megawati Sindir Lemahnya Peran Pemerintah Atasi Problem Buruh

SENIN, 21 OKTOBER 2013 | 18:23 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menyatakan, pemerintah seharusnya ikut ambil bagian dalam mengatasi masalah buruh yang seolah terus dibiarkan berlarut-larut.

"Pemerintah harus jadi mediator dalam hubungan industrial dan perburuhan. Antara pengusaha dan buruh itu juga yang harus dibangun kerja sama, pengusaha juga harus terbuka," jelas Megawati dalam konferensinya seusai mengunjungi Pabrik PT KMK Global Sport di kawasan Cikupa, Tangerang, Senin (21/10).

Megawati lalu bercerita, saat dirinya menjabat presiden pernah memediasi pihak perusahaan yang hampir kolaps pada tahun 2004 lalu dengan perwakilan buruh. Alhasil, perusahaan tersebut dapat diselamatkan.


"Harusnya sekarang kekuatan dari pemerintah sebagai mediator bisa berjalan dengan baik, apalagi APBN sekarang mencapai Rp 1.000 T dibanding masa saya dulu yang hanya 300 T," sindir putri Presiden RI pertama, Soekarno ini.[wid]


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya