Berita

andreas paraeira/net

PDI Perjuangan Apresiasi Kongres Kebangsaan Forum Pemred

SENIN, 21 OKTOBER 2013 | 12:02 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Setiap upaya untuk mendiskusikan persoalan kebangsaan patut disambut secara positif oleh anak bangsa. Apalagi, Indonesia merupakan negara bangsa.

Demikian disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Paraeira, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 21/10). Pernyataan Hugo ini terkait dengan rencana Kongres Kebangsaan yang digagas Forum Pemimipin Redaksi (Pimred), yang salah satu acaranya menggagas kembali haluan bangsa menuju 100 tahun Indonesia merdeka.

Andreas mencatat, engalaman sejarah menunjukkan bahwa pembentukan Indonesia sebagai nation state diawali dengan ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Waktu itu, pemuda berikrar untuk membangun sebuah nation bernama Indonesia, dan terdiri dari berbagai suka, etnis, bahasa dan agama yang ada di kepulauan nusantara. Sementara pembentukan negara menyusul pembentukan Kebangsaan Indonesia.


Karena itu, lanjut Andreas, Kebangsaan Indonesia menjadi fondasi lahirnya negara Indonesia yang diproklamairkan oleh Soekarno dan Hatta pada 17 Agustus 1945. Dan karena itu juga, sangat penting untuk merefleksikan kembali sejarah Indonesia Indonesia sebagai fondasi penentu arah Kebangsaan Indonesia menuju 100 tahun lahirnya bangsa Indonesia pada 2028.

"Apresiasi yang tinggi kepada Forum Pemred yang menginisiasi Kongres Kebangsaan, dan kita berharap agar forum ini tetap menjaga marwah kebangsaan Indonesia sebagamaina diikrarkan oleh pemuda dan pemudi pada tahaun 1928 dan menentukan arah kebangsaan Indonesia untuk mampu menjawabi tantangan dan kebutuhan jaman," demikian Andreas. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya