Berita

Dunia

Putuskan Keberadaan Tentara Asing Pasca 2014, Afghanistan Gelar Loya Jirga

MINGGU, 20 OKTOBER 2013 | 10:57 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sekitar 3.000 kepala suku dan para pemimpin sipil Afghanistan diundang untuk berkumpul di Kabul bulan depan.

Pertemuan yang diberi nama 'Loya Jirga' ini dilakukan untuk memutuskan apakah Afghanistan masih meneruskan kesepakatan untuk mengijinkan para tentara asing yang dipimpin AS (ISAF) tetap berada di negara itu setelah 2014.

Seperti yang diketahui, masih kerap terjadinya aksi kekerasan membuat sejumlah pihak khawatir tentang kondisi keamanan negara itu pasca penarikan pasukan asing pada 2014 mendatang.


Banyak pihak yang ragu apakah polisi dan tentara Afghanistan mampu mengambil alih tanggung jawab keamanan.

"Kami berharap sekitar 3.000 perwakilan akan menghadiri Jirga," kata pihak penyelenggara Loya Jirga, Sadeq Modabir, pada Sabtu (19/10).

Ia mengatakan bahwa para pemimpin kelompok pemberontak Taliban juga akan dipersilakan untuk menghadiri acara.

Jika Taliban mengumumkan bahwa mereka akan mengirimkan perwakilannya, pihaknya akan menyambut baik, sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menyerukan untuk membuka komunikasi dengan para pemberontak.

Seperti dilansir The News International (Minggu, 20/10), pertemuan ini rencananya diselenggarakan pada minggu ketiga bulan November mendatang.

"Ini bisa berlangsung antara empat hingga tujuh hari," lanjut Modabir. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya